Faktanya, standar logistik maritim global menerapkan perbandingan antara Berat Aktual dan Berat Volumetrik untuk mengamankan kapasitas ruang muat kapal. Tarif akhir akan selalu merujuk pada angka yang paling besar di antara keduanya.
| Parameter Komparasi | Berat Aktual (Actual Weight) | Berat Volumetrik (Dimensional Weight) |
|---|---|---|
| Definisi Dasar | Berat fisik murni barang | Estimasi berat berdasarkan ukuran/dimensi |
| Metode Pengukuran | Ditimbang menggunakan neraca/timbangan | Dihitung menggunakan rumus matematika (P x L x T) |
| Satuan Pengukuran | Kilogram (Kg) atau Ton | Kilogram Volumetrik (KgV) atau Kubikasi (CBM) |
| Karakteristik Kargo | Padat, berat, tidak memakan banyak ruang (Contoh: Besi, Semen) | Ringan namun memakan banyak kapasitas ruang (Contoh: Pipa PVC, Tangki Air Kosong) |
Jika perusahaan Anda mengirimkan komoditas seperti tangki air kosong, insulasi pipa, atau mesin pabrik bervolume besar namun bermassa ringan, kargo tersebut akan memakan ruang (space) yang masif di dalam palka atau kontainer kapal. Jika pihak ekspedisi hanya menagihkan biaya berdasarkan berat timbangan (Berat Aktual), perusahaan pelayaran akan mengalami kerugian ruang (hilangnya potensi muatan kargo lain).
Oleh karena itu, Berat Volumetrik (KgV) digunakan untuk mengonversi dimensi ruang yang disita oleh kargo tersebut menjadi nilai kilogram ekuivalen.
Ekspedisi barang Jakarta ke Papua menjadi pilihan yang semakin populer bagi pelaku bisnis dan…
This website uses cookies.